{"id":435,"date":"2019-03-08T13:01:30","date_gmt":"2019-03-08T06:01:30","guid":{"rendered":"http:\/\/mena.setyaji.com\/?p=435"},"modified":"2019-03-08T13:55:28","modified_gmt":"2019-03-08T06:55:28","slug":"makan-kebab-asli-langsung-di-negaranya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/makan-kebab-asli-langsung-di-negaranya\/","title":{"rendered":"Makan Kebab Asli Langsung di Negaranya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Bagi kebanyakan orang Indonesia pastinya sudah nggak asing dengan makanan khas Turki yang disebut \u00a0\u201c<em>Kebab<\/em>\u201d. Dalam bayangan kita pasti mikir kebab itu ya seperti \u201cKebab Turki Baba Rafi\u201d dengan bentuk kulit rotinya digulung lalu diisi dengan irisan daging dan sayuran dengan mayonese dan saos sambal. Nah ternyata kebab asli di Turki itu penyajiannya nggak sama dengan yang di Indonesia. Kalo di Indonesia kebab itu ya bentuknya hanya 1 jenis, tapi kalo di Turki kebab itu banyak macamnya. Dan masyarakat Turki menyebut semua makanan yang berasal dari daging itu dengan nama \u201c<em>Kebab<\/em>\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selama jalan-jalan ke Turki kemarin hampir setiap lunch dan dinner menunya kebab terus. Setiap makan kebab bentuk dagingnya beda-beda dan ternyata bentuk daging yang berbeda ini juga mempengaruhi dalam penyebutan jenis kebab serta cara mengolahnya. Dalam penyajiannya kebab juga selalu ditemani dengan roti, sup dan salad segar. Dibawah ini adalah beberapa jenis kebab yang sudah saya coba selama di Turki.<\/p>\n<p><strong>Kathi Kebab<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Cara memasak kebab kathi yaitu dengan melilitkan potongan daging ke tusuk sate yang terbuat dari besi. Saat itu kebab yang saya makan terbuat dari daging ayam fillet.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/mena.setyaji.com\/en\/?attachment_id=436\" rel=\"attachment wp-att-436\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-436\" src=\"http:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG_4810-214x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"214\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG_4810-214x300.jpeg 214w, https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG_4810-768x1076.jpeg 768w, https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG_4810-731x1024.jpeg 731w, https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG_4810-660x925.jpeg 660w\" sizes=\"auto, (max-width: 214px) 100vw, 214px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Adana Kebab<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jenis kebab ini terbuat dari daging giling yang sudah dicampur dengan bumbu khas Turki. Katanya sih kebab ini sering menggunakan campuran antara daging sapi dan domba dalam olahannya. Nah pas saya makan dulu memang teksturnya seperti dari daging sapi.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/mena.setyaji.com\/en\/?attachment_id=438\" rel=\"attachment wp-att-438\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-438\" src=\"http:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG_4811-214x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"214\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG_4811-214x300.jpeg 214w, https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG_4811-768x1076.jpeg 768w, https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG_4811-731x1024.jpeg 731w, https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG_4811-660x925.jpeg 660w\" sizes=\"auto, (max-width: 214px) 100vw, 214px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>Chapli Kebab<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kebab yang dagingnya menyerupai seperti daging burger. Sayangnya pas makan kebab ini lupa foto karena saking bosennya makan jadi udah gak ada mood buat ambil gambar \ud83d\ude00<\/p>\n<p><strong>Doner Kebab<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ini adalah kebab yang pertama kali saya makan waktu menginjakkan kaki pertama kali di negara Turki. Yahhhh&#8230;.memang tidak sesuai bayangan karena yang dibayangkan adalah kebab ala Indonesia. Ternyata maksud dari doner kebab itu adalah kebab yang dagingnya dibuat dari daging panggang yang diputar seperti alat panggang daging kebab di Indonesia. Mungkin karena kecewa tak sesuai bayangan ditambah lagi udah kelaparan jadi pas makanan dibuka lupa difoto. Cuma punya foto boxnya aja \ud83d\ude1b<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/mena.setyaji.com\/en\/?attachment_id=441\" rel=\"attachment wp-att-441\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-441\" src=\"http:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG-1481-1-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"303\" height=\"227\" srcset=\"https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG-1481-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG-1481-1-768x576.jpg 768w, https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG-1481-1-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/mena.setyaji.com\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/IMG-1481-1-660x495.jpg 660w\" sizes=\"auto, (max-width: 303px) 100vw, 303px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Semua jenis kebab di Turki ini cara memasaknya dengan dipanggang. Kalo dari rasanya sih,semua jenis kebabnya enak. Tingkat kematangan dagingnya well done lah ya. Rata-rata porsi kebab disini lumayan banyak dan karena kami ini turis Indo jadi makan kebabnya selalu pake nasi \ud83d\ude00 Bisa bayangin kan ya kenyangnya seperti apa. Kalo kalian udah pernah cobain yang mana nih??<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi kebanyakan orang Indonesia pastinya sudah nggak asing dengan makanan khas Turki yang disebut \u00a0\u201cKebab\u201d. Dalam bayangan kita pasti mikir kebab itu ya seperti \u201cKebab Turki Baba Rafi\u201d dengan bentuk kulit rotinya digulung lalu diisi dengan irisan daging dan sayuran dengan mayonese dan saos sambal. Nah ternyata kebab asli di Turki itu penyajiannya nggak sama\u2026 <span class=\"read-more\"><a href=\"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/makan-kebab-asli-langsung-di-negaranya\/\">Read More &raquo;<\/a><\/span><\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[51,54,53,52,50,55],"class_list":["post-435","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-culinary-review","tag-adanakebab","tag-chaplikebab","tag-donerkebab","tag-kathikebab","tag-kebabturki","tag-kulinerkhasturki"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=435"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/435\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":449,"href":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/435\/revisions\/449"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mena.setyaji.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}